Tips Mengembangkan Bisnis Ekspor Impor di Tahun 2021

Mengembangkan Bisnis Ekspor Impor 2021. Sobat ACE, bisnis ekspor impor yang kita ketahui dapat dikatakan sebagai industri memiliki perkembangan paling pesat di beberapa dekade ini. Hadirnya kemajuan teknologi internet pastinya membawa bisnis ekspor impor dengan peminat yang massif. Bisnis ini tidak hanya dapat dilakukan oleh orang-orang dengan modal mumpuni. Nyatanya, banyak pengusaha menengah dan kecil pun kini banyak yang berkecimpung di industri ini.

Namun, tak berarti perkembangan teknologi membuat bisnis ini makin mudah dilakoni. Perkembangan regulasi seringkali sulit diantisipasi dalam periode ketidakstabilan. Mereka membutuhkan pengusaha yang beroperasi di pasar yang terkena dampak untuk melakukan kewaspadaan yang lebih besar.

Perusahaan harus menghadapi biaya penyesuaian dengan konteks yang berubah (peraturan, risiko politik, nilai tukar, krisis kesehatan). Biaya semacam itu dapat menimbulkan beban berat (finansial, waktu) pada bisnis yang harus sudah mengatasi berbagai kendala dalam situasi saat ini. Banyak pebisnis ekspor impor berujung gulung tikar karena tak mampu mengimbangi tren pasar atau gejolak politik internasional. Tapi, Sobat ACE tidak perlu khawatir. Ada lima tips sederhana yang dapat Sobat ACE lakukan untuk mengembangkan bisnis ekspor impor Sobat ACE. Mengembangkan Bisnis Ekspor Impor 2021.

Tingkatkan Efisiensi Operasional Bisnis Ekspor Impor Anda
Menjalankan bisnis ekspor impor menuntut Sobat ACE untuk bekerja dengan cepat. Setiap pesanan dari pelanggan haruslah diproses dengan segera, reorder barang ke vendor harus dilakukan di waktu yang tepat untuk menghindari overstock ataupun kehabisan stock. Itu hanyalah beberapa dari segudang tugas yang pastinya memakan waktu yang cukup lama jika masih dilakukan secara manual.

Maka dari itu, beralihlah menggunakan sistem yang membantu Anda mengerjakan semua tugas tersebut secara otomatis. Dengan demikian, Anda bisa lebih fokus pada strategi untuk mengembangkan bisnis. Selain itu, gunakanlah software yang bisa dikustomisasi sesuai dengan proses bisnis Anda, bukan sebaliknya.

Analisis Risiko Rantai Pasokan Anda
Untuk menghadapi pergolakan dalam rantai pasokan, Sobat ACE dapat mulai dengan menganalisis inventaris Sobat ACE. Ini akan membantu Anda menetapkan prioritas, mengidentifikasi stok yang tersedia untuk produksi dan penjualan, dan mengevaluasi risiko kerusakan dalam rantai.

Metode sederhana untuk mengklasifikasikan inventaris Anda adalah dengan melakukan analisis ABC. Prinsipnya adalah 20% dari saham Anda menyumbang 80% dari penjualan Anda. Dalam konteks kekurangan sumber daya, tujuannya adalah untuk fokus pada produk yang akan berdampak terbesar pada operasi Anda.

Langkah selanjutnya adalah mengidentifikasi risiko dalam rantai pasokan Anda. Cara sederhana untuk melakukan ini adalah dengan memecah rantai pasokan Anda menjadi risiko masuk (bagaimana sumber daya mencapai Anda) dan risiko keluar (bagaimana produk sampai ke pelanggan Anda).

Berdasarkan latihan ini, Sobat ACE dapat memutuskan untuk meninjau kebijakan dan parameter inventaris Anda seperti persediaan pengaman dan pesanan minimum.

Pertimbangkan Mengekspor dengan Pasar Online
Pasar online seperti Amazon adalah cara yang menarik untuk mulai mengekspor. Dengan beberapa klik, Anda dapat berada di depan basis pelanggan internasional yang besar dan mapan, didukung oleh infrastruktur pemasaran dan pemenuhan yang kuat.

Tetapi mendapatkan hasil yang baik melibatkan lebih banyak daripada hanya mencantumkan produk Anda dan mengharapkan penjualan bergulir. Untuk sukses secara online, pasar harus digunakan dengan tujuan yang jelas. Misalnya, pasar dapat digunakan untuk melengkapi saluran penjualan yang ada atau untuk menguji daya tarik produk Anda dengan murah di pasar baru, misalnya.

Sobat ACE, penting juga bagi kita untuk memilih produk yang tepat. Sukses seringkali bermuara pada persaingan harga, yang berarti tidak ada banyak ruang untuk kesalahan. Itulah mengapa lebih baik Sobat ACE mengembangkan rencana keuangan sebelum mulai menjual secara online.

Pahami Budaya Negara Lain
Memahami jam aktif di berbagai negara adalah langkah awal yang baik. Tapi itu barulah permulaan. Selanjutnya, Sobat ACE juga perlu tahu seperti apa budaya yang berlaku di negara tempat pelanggan atau vendor Anda berada. Cara ini memuluskan peluang Sobat ACE untuk menjalin kerja sama jangka panjang dengan rekan atau pelanggan Anda tersebut.

Sebagai contoh, jika salah satu vendor Anda berasal dari Jepang, hindari bersalaman saat Anda bertemu pertama kali atau saat pertemuan selesai. Cukup membungkukkan badan sedikit dan saling bertukar kartu nama sudah lebih dari cukup. Hindari pula kontak mata karena orang Jepang menganggap bahwa kontak mata yang terlalu lama itu tidak sopan dan terkesan agresif.

Untuk beberapa negara di Asia, kartu nama adalah hal yang penting. Maka dari itu, pastikan Anda memberikan kartu nama menggunakan kedua tangan, begitu juga pada saat menerimanya dari rekan Anda. Jangan langsung masukkan ke saku, karena banyak orang Asia menganggap ini tak sopan. Teliti dulu kartu nama yang diterima dan perlakukan dengan baik.

Perhatikan Arus Kas 
Tak peduli apapun itu jenis bisnisnya, arus kas (cash flow) haruslah menjadi suatu perhatian utama oleh sang pemilik bisnis. Arus kas yang sehat adalah indikasi bahwa bisnis Anda berjalan dengan baik dan tanpa kendala. Sebaliknya, arus kas negatif menyiratkan bahwa ada sesuatu yang salah dalam operasional bisnis Anda dan perlu penanganan segera.

Seorang pebisnis haruslah bisa mendapatkan info arus kas dengan cepat. Dengan demikian ia bisa mengambil keputusan bisnis yang tepat dari kapan saja dan di mana saja. Inilah pentingnya bisnis ekspor impor memiliki software akuntansi yang memiliki fitur penyimpanan cloud server.

Dengan fitur ini, Sobat ACE sebagai pebisnis bisa mengetahui seperti apa kondisi arus kas perusahaan langsung dari ponsel Anda. Dapatkan kemudahan dan kebebasan mengelola bisnis secara fleksibel dengan bantuan software akuntansi.

Jangan cuma transaksi dengan dollar
Mengelola bisnis ekspor impor sudah pasti berurusan dengan mata uang asing. Sering kali, Anda harus mengelola banyak mata uang asing karena vendor dan pelanggan Anda berasal dari berbagai macam negara. Namun jangan batasi peluang bisnis Anda dengan hanya menerima transaksi dalam mata uang dollar.

Berikan kemudahan bagi pelanggan dan vendor untuk bertransaksi dengan Anda menggunakan mata uang negaranya. Namun untuk memberikan fasilitas seperti ini, sudah pasti tak akan mudah jika Anda masih menjalankan bisnis secara manual seperti menggunakan spreadsheet atau dokumen kertas.

Gunakanlah software yang memiliki fitur multi-currencies guna memudahkan transaksi dengan bermacam-macam pelanggan dan vendor dari berbagai belahan dunia. Seperti misalnya software purchasing dari HashMicro. Dengan fitur multi-currency yang dimilikinya, kerjasama dengan vendor bisa berjalan dengan cepat dan mudah.

Wajib Mengetahui Jam Global
Banyak orang berkata bahwa menjalankan sebuah perusahaan ekspor impor jam kerjanya tak cukup hanya 8 – 9 jam. Di saat Anda beristirahat, pelanggan Anda dari negara lain baru saja mulai beraktivitas. Bukan artinya Anda harus mengelola perusahaan 24 jam sehari 7 hari seminggu. Anda hanya perlu strategi khusus untuk menangani pelanggan dari negara yang berbeda.

Langkah pertama yang bisa ditempuh adalah jalankan bisnis dan kelola workflow Anda di cloud server. Misalnya, gunakan sistem inventory yang terhubung dengan cloud server, atau memanfaatkan software supply chain management untuk memudahkan pelacakan pengiriman barang ke pelanggan di negara manapun.

Kedua, sesuaikan platform chat yang umum digunakan di negara pelanggan atau vendor Anda. Jika vendor/pelanggan Anda berasal dari China, maka menginstall WeChat adalah sebuah keharusan, Facebook Messenger untuk mereka yang berada di Amerika Serikat, LINE untuk Korea Selatan, dan WhatsApp untuk relasi/pelanggan dari Asia Tenggara atau Eropa.

Cara ini memudahkan Anda berkomunikasi dengan pelanggan/vendor. Tinggalkan cara lama seperti bertukar email atau mengirim fax. Mengirim gambar atau file pun sudah didukung oleh berbagai platform tersebut. Jika perlu, video call bisa dilakukan kapan saja dan di mana saja dengan mudah.

Mulailah Bersiap untuk Mengakhiri Krisis
Pandemi telah menyebabkan krisis ekonomi yang belum pernah terjadi sebelumnya. Namun, bisnis selalu menunjukkan ketahanan yang tinggi. Pembukaan kembali ekonomi global secara bertahap juga akan meningkatkan ekspor impor di Indonesia. Oleh karena itu, sangat penting untuk memposisikan diri Anda sekarang untuk memanfaatkan pertumbuhan ekonomi global yang akan datang setelah pandemi terkendali.

Mengembangkan Bisnis Ekspor Impor 2021.


Mengembangkan Bisnis Ekspor Impor 2021. Nah itu dia Sobat ACE, penjelasan seputar bagaimana tips mengembangkan bisnis ekspor impor yang kita miliki di tahun 2021 ini. Apabila Sobat ACE ingin membaca artikel lebih lanjut mengenai bisnis ekspor impor, digital marketing, entrepreunership, copywritingbrand awareness, reseller, dan masih banyak lagi seputar dunia pemasaran atau bisnis, maka Sobat ACE dapat mengunjungi situs ACE Commerce Community. Sobat ACE juga dapat mengunjungi Online Course ACE Commerce Indonesia untuk mendapatkan banyak ilmu terkait dunia marketing ataupun bisnis yang dapat dikembangkan. 

mengembangkan bisnis ekspor impor 2021

Related Articles

Responses

Your email address will not be published.

Our ACE team is here to answer your questions. Ask us anything!