Strategi Mendorong Penjualan Bisnis E-Commerce

Strategi Mendorong Penjualan Bisnis E-Commerce. Sobat ACE, ketika membangun bisnis e-commerce, kita harus memikirkan strategi matang untuk meningkatkan brand awareness dan mengarahkan lalu lintas penjualan. Dengan strategi pemasaran e-commerce yang solid, komprehensif, dan efektif tentu saja akan memberikan pengalaman belanja memuaskan bagi pelanggan kita.

Sasaran utama kita sebenarnya sederhana, yakni akuisisi pelanggan dan menghasilkan lebih banyak pembelian berulang. Untuk mencapainya, yang kita butuhkan hanyalah strategi pemasaran. Meskipun tidak ada formula yang ditetapkan, ada beberapa taktik pemasaran e-commerce yang bisa kita canangkan, Sobat ACE.

Kita akan membedah strategi mendorong penjualan bisnis e-commerce.

1. Optimalisasi Situs Web E-Commerce dan Aplikasi Seluler untuk Konversi yang Lebih Baik

Domain e-commerce sangat luas dan beragam. Persaingan sangat besar dan tingkat konversi rata-rata serendah 2-3%. Sangat penting untuk memaksimalkan pengunjung yang masuk dan pengguna yang ada melalui strategi pemasaran e-commerce. Conversion Rate Optimization (CRO) atau pengoptimalan tingkat konversi dapat membantu kita mengubah lebih banyak kunjungan menjadi pembelian.

Ini sebenarnya merupakan proses terus-menerus dalam rangka meningkatkan berbagai aspek situs web dan aplikasi seluler yang memengaruhi pengalaman dan pengambilan keputusan pengguna. Situs web dan aplikasi harus terus dipantau untuk melihat pada titik mana pelanggan melalui celah dan pergi. Nah Sobat ACE, dengan bantuan platform CRO, kita dapat terus mempelajari lebih lanjut tentang perilaku pengguna dan taktik mengoptimalkan situs dan aplikasi untuk meningkatkan konversi.

2. Buat Konten yang Menawarkan Pengalaman Belanja yang Dipersonalisasi

Agar bisnis kita dapat bertahan dan berkembang di era ini, hanya dengan menawarkan produk berkualitas saja tidaklah cukup. Pelanggan pasti mengharapkan lebih banyak hal dari toko atau produk kita. Untuk memastikan pelanggan kembali ke online shop kita, maka perlu adanya penawaran pengalaman belanja yang dipersonalisasi serta berpusat di sekitar penawaran individual dan rekomendasi produk.

Untuk memulai, Sobat ACE bisa mencoba untuk mengenali pelanggan lebih baik dengan memeriksa halaman produk yang mereka kunjungi, jenis konten yang mereka konsumsi, dan perangkat yang mereka gunakan untuk berbelanja. Setelah Sobat ACE memahami detail ini, maka Sobat ACE dapat mulai membangun segmen audiens dan memberikan pengalaman belanja yang dipersonalisasi kepada pengguna. Tools seperti VWO dapat membantu memahami perilaku pengguna di situs web dan menargetkannya sesuai dengan data yang ada.

3. Gunakan Targeted Push Notifications

Dengan memasang push notifications web atau browser, pelanggan tidak perlu menginstal aplikasi seluler untuk mendapatkan notifikasi tentang penawaran atau diskon toko kita. Tidak seperti push notifications aplikasi, push notifications web berfungsi di browser desktop dan seluler. Media komunikasi ini menarik dan penuh daya dengan fitur-fitur tajam seperti penjadwalan dan segmentasi audiens.

Saat pengunjung datang ke situs web kita untuk pertama kalinya, opt-in box akan muncul dan meminta izin untuk mengirimi mereka push notifications. Saat pengunjung mengklik ‘Izinkan’, maka mereka akan ditambahkan ke daftar pelanggan kita.

Push Notifications web dapat membantu bisnis kita karena dengan mengirim notifikasi dalam kampanye pemasaran itu akan melibatkan kita pada pelanggan (atau calon pelanggan) di berbagai tahap perjalanan pembelian mereka. Dengan memasang notifikasi, kita dapat terus berhubungan dengan pelanggan.

Bagian yang efektif adalah pengguna tidak perlu membagikan ID email mereka atau informasi pribadi lainnya saat berlangganan notifikasi web kita. Selain itu, kita dapat terhubung dengan mereka kapan pun mereka online. Jika Sobat ACE ingin tips cepat, maka gunakan alat seperti VWO Engage untuk lebih menyegmentasikan pelanggan Sobat ACE dan mengirimkan notifikasi yang ditargetkan untuk keterlibatan pelanggan yang lebih baik.

Berikut adalah beberapa ide push notifications untuk strategi pemasaran e-commerce yang dapat Sobat ACE terapkan.

  • Pengumuman produk baru
    Beri tahu pelanggan tentang produk/koleksi yang baru ditambahkan ke toko kamu. Misalnya, jika toko pakaianmu baru-baru ini menambahkan koleksi bunga, maka kamu dapat mengirimkan pemberitahuan kepada pelanggan seperti flash sale atau diskon di toko e-commerce.

  • Penjualan & diskon
    Beri tahu pelanggan kapan pun kamu menjalankan diskon. Hal ini juga dapat dipersonalisasi berdasarkan interaksi terakhir pelanggan atau interaksi penjelajahan di situs web kamu.

4. Mulai Program Loyalitas & Berikan Penawaran Khusus

Jika Sobat ACE belum melakukannya, maka inilah saatnya untuk menerima kenyataan pahit bahwa 80% pendapatan bisnis kita berasal dari 20% pelanggan, yang pada dasarnya adalah pelanggan tetap kita. Program loyalitas adalah alat retensi yang bagus untuk strategi pemasaran e-commerce yang akan membuat pelanggan kembali ke toko kita dan mengubahnya menjadi pelanggan setia toko kita. Ada beberapa jenis program loyalitas pelanggan yang dapat kita gunakan.

  • Program poin hadiah
    Perhitungannya sederhana, yakni belanjakan lebih banyak untuk menghasilkan lebih banyak. Setiap kali pelanggan melakukan pembelian dari toko e-commerce kita, maka mereka mendapatkan poin reward berdasarkan ukuran pembelian mereka. Biasanya disarankan untuk menjaga agar sistem poin sangat mudah dipahami oleh pelanggan Anda sehingga mereka dapat langsung melihat apa untungnya bagi mereka (nilai sebenarnya) tanpa harus menghabiskan terlalu banyak waktu untuk menghitung.

  • Keanggotaan VIP
    Seperti namanya, dalam program ini, pelanggan dapat membeli langganan triwulanan atau tahunan untuk bergabung dengan klub anggota VIP toko kita. Pemberian diskon dan pemberian keuntungan eksklusif kepada anggota VIP dapat menciptakan kekakuan merek dan meningkatkan loyalitas. Contohnya seperti Amazon Prime. Keanggotaan Perdana Amazon telah mengubah loyalitas pelanggan dan cara orang memandang e-commerce. Hanya dengan $ 99 per tahun, pelanggan mendapatkan akses ke pengiriman cepat dan gratis untuk ribuan produk bersama dengan streaming video tanpa batas dan akses awal eksklusif ke penjualan flash dan penawaran.

  • Gamifikasi
    Dengan membuat game program loyalitas, kita dapat meningkatkan penjualan dan menghibur pelanggan, yang mana akan membuat mereka terpikat pada toko kita. Program MasterCard’s Scan, Spin & Win adalah contoh yang cukup mudah terkait bagaimana kita dapat memanfaatkan gamification untuk strategi pemasaran e-commerce dan untuk mencapai tujuan bisnis. Strategi gamifikasi e-commerce juga dapat dilakukan dengan MasterCard. Setiap kali pelanggan melakukan pembelian menggunakan MasterCard mereka, mereka dapat memindai tanda terima dan memutar roda untuk memenangkan hadiah menarik. Hadiahnya berkisar dari diskon tiket film, voucher hadiah perjalanan, dan banyak lagi!

5. Dukungan Pelanggan

Memberikan dukungan pelanggan yang luar biasa sangat penting untuk strategi pemasaran e-commerce guna mendapatkan dan mempertahankan pelanggan. Faktanya, statistik menunjukkan bahwa pelanggan 4 kali lebih mungkin beralih ke pesaing jika dukungan pelanggan yang mereka dapatkan tidak sesuai dengan target. Kita dapat memantau setiap saluran media sosial dengan cermat untuk memastikan tidak ada keluhan/masalah yang tidak terselesaikan terkait produk toko kita.

Sobat ACE, ada banyak alat pemantauan media sosial gratis yang dapat Sobat ACE gunakan, seperti HootSuite, BuzzSumo, dan SproutSocial. Ketika terdapat keluahan atau ajuan dari pelanggan, segera berikan tanggapan dan coba selesaikan pertanyaan dalam 1-5 jam. Ingatlah selalu ya Sobat ACE, tanggapan yang tepat waktu dapat membantu membangun kepercayaan dan loyalitas pelanggan, yang pada gilirannya akan meningkatkan retensi pelanggan untuk bisnis kita.

6. Manfaatkan Media Sosial

Media sosial memungkinkan kita menerima umpan balik langsung dari pelanggan dan memberi mereka dukungan instan. Faktanya, merek yang berinteraksi dengan pelanggannya melalui media sosial memperoleh pendapatan 20-40% dibandingkan dengan merek yang tidak. Salah satu taktik pemasaran media sosial yang perlahan mendapatkan daya tarik (dan dapat menghasilkan keajaiban untuk strategi pemasaran e-commerce) adalah Live Instagram atau Facebook. Cara ini efektif bagi perusahaan e-commerce untuk menjangkau khalayak yang lebih luas.

Contohnya adalah AMA Sephora di Facebook Live, di mana mereka mengundang tamu istimewa untuk menjawab pertanyaan pelanggan mereka dan berdiskusi tentang tren serta produk kecantikan. Ini menarik banyak penonton, di mana pastinya orang-orang yang tidak akan melewatkan kesempatan untuk berinteraksi dengan pakar kecantikan kelas dunia.

7. Pemasaran Email

Sejak digitalisasi, email telah lama menjadi saluran komunikasi utama antara perusahaan dan penggunanya. Penting kita ketahui untuk tidak langsung membombardir pelanggan dengan penawaran dan diskon. Hal ini akan membuat toko kita dianggap terlalu promosi. Bangun strategi pemasaran konten yang kuat, di mana ini akan membantu kita untuk menonjolkan serta memperkenalkan merek kepada pelanggan dengan cara yang benar. Beri tahu pelanggan siapa kita sebagai situs online shop dan apa produk yang kita jual. Semua orang akan senang mengetahui dari mana merek kita berasal dan bagaimana mereka akan cocok dengan cerita merek dari kita.

Nah itu dia Sobat ACE, beberapa strategi mendorong penjualan bisnis e-commerce yang dapat Sobat ACE praktikkan. Untuk membaca artikel tentang e-commerce lebih lanjut, jangan lupa subscribe ACE Commerce Community.

Jika Sobat ACE tertarik untuk belajar seputar dunia entrepreunership, ekspor impor, bisnis, copy writing, digital marketing, brand awareness, dan reseller maka Sobat ACE dapat mengunjungi Online Course ACE Commerce Indonesia.

Related Articles

Responses

Your email address will not be published.

Our ACE team is here to answer your questions. Ask us anything!