Rebranding dan Metode “Coba Dulu, Bayar Nanti” Ecommerce Fesyen Sorabel

Di dunia digital yang mengalami perkembangan pesat saat ini, industri Start-Up berbasis online sudah sangat marak kita jumpai dengan berbagai jenis komoditas yang diperjualbelikan, tidak terkecuali dengan industri fashion domestik maupun internasional. Salah satu toko online fashion yang terkenal di Indonesia ialah Sorabel. Pada awal januari 2019 lalu Sorabel mengganti nama brand mereka, yang dimana sebelumnya bernama Salestock. Co-Founder Sorabel, Jeffrey Yuwono mengatakan, bahwa pergantian nama Sorabel selain karena sebagai salah satu upaya strategis mereka menghadapi tahun yang baru, juga karena makna Sorabel diambil dari kata Soraya, yang merupakan nama dari salah satu putri Co-Founder Sorabel, dan Belle dari bahasa Perancis yang digambarkan arti wanita yang cantik. 

Bersamaan dengan pergantian nama tersebut yang diresmikan dan di launching pada 6 Februari 2019 silam, Sorabel juga melakukan peremajaan dan peningkatan pelayanan dengan memodifikasi kembali tampilan website maupun aplikasi mereka. Perubahan tampilan dalam website tersebut terlihat lebih menarik dengan warnanya yang segar dan cerah. Pada saat launching nama brand baru mereka berlangsung, salah satu Co-Founder Sorabel lainnya,  Lingga Madu Darutama menekankan akan pentingnya menjalankan fungsi usaha dan sekaligus merangkul melalui pendekatan emosi sehingga dapat menciptakan relasi yang baik dan berkelanjutan dengan para customer. Di saat bersamaan, Sorabel juga meluncurkan kampanye yang menjadi tagline usaha mereka yaitu “Be Fashionable Forever” yang bertujuan untuk membawa Sorabel seakan-akan sebagai teman dekat bagi para calon customer dalam membantu untuk mengatasi solusi mereka akan kebutuhan dan selera fashion mereka. Sorabel mengajak para fashionista untuk lebih percaya diri dan bahagia dengan menggunakan produk yang telah terjamin dari sisi kualitas dan harga yang masih tetap terjangkau. 

Setiap adanya perubahan pastinya dipengaruhi oleh faktor penunjang dan pendukung dibaliknya. Terbukti pada kuartal ke 3 tahun 2018, Sorabel yang kala itu masih bernama Salestock menempati posisi ke-tujuh e-commerce Indonesia dengan jumlah 4.33 juta pengunjung website. Sementara itu Salestock berada di posisi ke-delapan dalam jumlah pengunjung terbanyak di app store dan play store. Pencapaian yang diperoleh Salestock tersebut, merujuk kepada Co-Founder nya sebagai waktu yang tepat untuk melakukan rebranding atas e-commerce mereka dan terus berlanjut berupaya megepakan sayap mereka di industri bisnis fashion Indonesia.

Source: Dailysocial.id

Angin segar datang kepada Sorabel melanjutkan setelah mereka melakukan rebranding pergantian nama dan pelayanan yang lebih engage dengan para calon kostumer. 13 Mei 2019, Sorabel memperoleh suntikan dana pra-seri C dari sejumlah investor, termasuk Kejora-Intervest dan modal ventura – shift. Sementara itu, investor yang telah menjalin kerjasama dengan Sorabel sebelumnya kembali melanjutkan partisipasi mereka, seperti Open Space Ventures, MNC Media, Alpha JWC dan Golden Equator Capital. Sokongan dana yang diterima tentunya akan sangat membantu Sorabel dalam memperlebar pangsa pasar mereka di domestik Indonesia.

Baru-baru ini Sorabel kembali memunculkan inovasi pelayanan cash-on-delivery yang belum pernah di aplikasikan oleh ecommerce fashion di Indonesia. Kita pun bertanya-tanya, sebenarnya apa sih maksud dan bagaimana ide dari metode Sorabel “Coba Dulu, Bayar Nanti” dapat muncul? Metode ini merupakan inovasi yang sangat fresh dan menarik, dan menurut Co-Founder Jeffrey Yuwono mengungkapkan, inovasi ini mendapatkan respon yang positif oleh kostumer Sorabel. Secara sederhana, mereka mempersilahkan kostumer untuk mencoba produk pakaian selama 15 menit setelah kurir mendatangi destinasi mereka dan menemui kostumer. Kostumer selanjutnya akan membayar produk yang mereka sukai setelah melakukan percobaan produk. Sorabel berinisiatif untuk bisa berekspansi sampai ke 380 kota di seluruh wilayah Indonesia. Sorabel berusaha untuk mampu menjangkau target market mereka di luar kota besar sehingga metode “Coba Dulu, Bayar Nanti” dinilai mampu menarik perhatian calon kostumer disana.

Terkesan sederhana dan sangat membantu kostumer dalam menentukan pilihan mereka bukan? 

Tentu saja, itulah tujuan utama dari marketing dengan mengidentifikasi apa yang terjadi didalam pasar dari sisi kekurangan dan permintaan kostumer serta mampu mengimplementasikan ide yang dimiliki. Berawal dari Sorabel melakukan rebranding dan strategi marketing yang kuat, menjadi contoh bagi kita dalam melakukan suatu usaha, harus selalu gigih dan dilakukan secara berkelanjutan. Istilah Kostumer adalah raja, memang benar adanya, sehingga kita harus dapat terus berinovasi dan memberikan pendekatan yang baik dan pelayanan yang maksimal bagi para kostumer. 

Related Articles

Responses

Your email address will not be published.

Our ACE team is here to answer your questions. Ask us anything!