Ketahui Bisnis Kamu Melalui “Business Model Canvas”, Bagaimana Caranya?

Kebutuhan setiap orang yang bervariasi dan semakin lama semakin tinggi terkait dengan pemenuhan barang dan pelayanan jasa membuat para pelaku bisnis berusaha untuk  mengembangkan bisnisnya. Namun kita perlu diketahui dan diingat, bahwa pelaku bisnis tentunya harus mengetahui dan memahami latar belakang bisnis mereka dan bagaimana cara untuk menjalankan bisnisnya. Salah satu caranya ialah dengan membuat Business Model Canvas, dimana model ini berbentuk tabel yang nantinya akan menjelaskan dan mempermudah kamu dalam mengidentifikasi karakteristik bisnis kamu. Model ini akan sangat berguna bagi kamu yang ingin memulai bisnis dari awal namun memiliki kesulitan dalam melakukan perencanaan dan manajemen strategis.

Jika kamu seorang pelaku bisnis, apa saja yang harus dipersiapkan dan bagaimana tips untuk mengetahui berjalannya roda bisnis anda melalui analisis Business Model Canvas? Sangat penting bagi kamu untuk mengetahui apa yang menjadi komponen-komponen dari bisnis yang kamu jalankan. Dengan mengetahui komponen dalam bisnis kamu, hal tersebut bisa menjadi faktor yang fundamental dan akan memudahkan kamu untuk menciptakan karakteristik brand kamu sendiri serta meningkatkan awareness effect sampai kepada para target kostumer kamu. Multinational Corporations yang bergerak di bidang makanan dan minuman seperti McDonalds & Coca-Cola, atau yang bergerak dibidang teknologi seperti Microsoft & Apple, tentunya memiliki analisis Business Model Canvas sehingga dapat berkembang menjadi perusahaan besar di dunia. Keberhasilan apa yang sudah mereka bangun dapat mengilhami kamu dalam mengembangkan bisnis kamu melalui analisis Business Model Canvas. 

Source: Isaacjeffries.com

Setelah kamu mengetahui bagaimana pentingnya analisis Business Model Canvas untuk bisnis kamu, mari kita pelajari lebih detail dari setiap deskripsi komponen-komponen di dalamnya. 

Value Propositions

Faktor ini menjadi hal yang paling penting bagi kamu untuk bagaimana karakteristik dari penyediaan barang atau pelayanan jasa bisnis kamu sehingga dapat memberikan penawaran untuk target kostumer dalam menyelesaikan permasalahan dan memberikan solusi bagi mereka. Kuncinya ialah nilai kegunaan dan keunikan dari bisnis kamu yang dapat membedakan dengan bisnis lainnya, sehingga akan menarik perhatian target kostumer. Contoh keunikan dari bisnis Start-Up Gojek misalnya, mereka melihat kurangnya efektifitas para pekerja ojek di Indonesia sehingga mereka membuat sebuah platform berbasis teknologi untuk dapat mensinergikan dan memberdayakan mereka, sehingga dapat menciptakan sebuah bisnis yang menguntungkan bagi banyak pihak.

Source: Imarticus.org

Key Activities

Ketika kamu sudah mendapatkan ide tentang nilai karakteristik dari bisnis kamu, selanjutnya kamu bisa mengidentifikasikan aktifitas apa saja yang dapat dilakukan untuk menghasilkan barang atau pelayanan jasa dan upaya promosi sehingga dapat menjangkau dan memuaskan kostumer. Yang perlu diperhatikan ialah branding dengan mempromosikan Value Propositions bisnis kamu. Branding juga dapat dilakukan melalui pembuatan platform website dan sosial media, serta bentuk visual kemasan atau packaging dari barang bisnis kamu. Terakhir, efisiensi dalam waktu dalam proses distribusi dan pelayanan sehingga dapat menghasilkan stigma positif dari target kostumer terhadap bisnis kamu. 

Key Resources

Berbicara tentang sumber daya dan media yang dimiliki oleh bisnis kamu, ini berfungsi untuk dapat mengukur seberapa efektif dan efisien aktivitas bisnis yang dapat dilakukan. Aspek-aspek dalam key resources berhubungan dengan manusia, peralatan fisik, brand, teknologi, dan finansial. 

Key Partnership

Dalam sebuah bisnis, kamu harus bisa melahirkan hubungan partner atau relasi bisnis kamu dengan baik dan menjaganya secara berkelanjutan, terutama bagi pihak-pihak yang memiliki peran krusial untuk bisnis kamu. Hal pertama, kamu harus menyeleksi dan menelusuri calon partner kamu agar dapat terhindar dari indikasi penipuan. Selanjutnya mengetahui apakah partner bisnis kamu masih satu koridor dengan tujuan dan dapat berdampak positif untuk bisnis kamu. Sebuah kerjasama yang legal setidaknya harus memiliki perjanjian secara tertulis, istilahnya hitam diatas putih. Hal tersebut penting untuk kedepannya kamu memiliki arah kerjasama yang benar dan menghasilkan win-win solution jika dihadapkan oleh permasalahan.

Source: 31West

Customer Segments

Kamu harus mampu mengklasifikasikan yang menjadi target kostumer bisnis kamu, yang berhubungan dengan kebutuhan & permintaan kostumer, faktor usia, gender, maupun profesi. Pemilihan target kostumer yang tepat akan berdampak kepada pemasukan bisnis kamu dan mempengaruhi upaya promosi yang dilakukan.

Channel

Pendistribusian barang dan pelayanan jasa bisnis kamu akan mempengaruhi pemasukan dan keuntungan yang didapatkan. Sehingga kamu harus bisa melihat peluang dengan melakukan ekspansi kepada pihak-pihak yang dapat bekerjasama dengan kamu. Seperti misalnya perusahaan retail dengan sistem bagi hasilnya. Selain itu, kamu juga harus menentukan media pendistribusian barang atau pelayanan jasa kamu, dapat berupa transportasi maupun teknologi.

Customer Relationship

Upaya-upaya dapat kamu lakukan untuk bisnis kamu, dalam mempertahankan hubungan dengan kostumer ialah dengan menjaga intensivitas promosi produksi barang atau pelayanan jasa dan peningkatan kualitas costumer services. Faktor tersebut akan membantu kamu dalam mencapai tujuan utama dari komponen ini, yaitu membuat kostumer merasa puas dan senang terhadap pelayanan bisnis kamu.

Revenue Streams

Setiap pendapatan yang di raih dari bisnis kamu dapat berasal dari berbagai sektor, diantaranya hasil dari penjualan aset, komisi dari faktor penunjang maupun media penjualan seperti customer services dan sosial media. Kamu juga dapat memperoleh pemasukan melalui penggunaan akses dan proses pembelian yang dilakukan oleh kostumer melalui website bisnis dan platform penunjang lainnya.

Cost Structure

Sisi pengeluaran menjadi hal yang penting sekaligus sensitif bagi sebuah bisnis. Kamu harus paham tentang bagaimana menyeimbangkan pengeluaran dari sisi produksi barang, harga bahan yang dipergunakan, biaya sewa, biaya upah pekerja, hingga pemasaran promosi produk. Tentunya semua aspek tersebut harus disesuaikan dengan jenis tipe barang atau pelayanan jasa yang kamu jalankan ataupun pendapatan yang diterima.

Business Model Canvas akan sangat bermanfaat bagi para pelaku bisnis dalam menjalankan bisnisnya untuk lebih terarah dan mempunyai tujuan yang jelas. Model ini juga bisa dijadikan sebagai reminder bagi kamu untuk selalu semangat dalam mencapai goals bisnis dan yang pada akhirnya akan berdampak kepada keuntungan yang didapat.

Related Articles

Responses

Your email address will not be published.

Our ACE team is here to answer your questions. Ask us anything!