7 Langkah Mengambil Keputusan Yang Efektif

mengambil keputusan

Sebagai manusia, kita seringkali mengambil keputusan dalam hidup. Mulai dari yang sederhana seperti mau dinner dimana, pakai baju apa, hingga keputusan yang lebih sulit mengenai pilihan jurusan, karir dan pasangan hidup. Tapi faktanya, tidak sedikit dari kita yang pernah salah mengambil keputusan dan menyesal belakangan. Malah, beberapa keputusan diambil hanya mengandalkan perasaan tanpa mempertimbangkan dengan jelas konsekuensinya. Semakin penting atau substantial sebuah keputusan, maka konsekuensinya juga semakin berat. Dalam hal ini, seringkali waktu dan energi kita menjadi korbannya.

Perlu juga kita ketahui bahwa mengambil keputusan dengan efektif adalah skill yang bisa kita improve seiring berjalannya waktu dan ketika kita terbiasa mengambil pilihan-pilihan penting dalam hidup. Bila kamu masih dalam proses mengembangkan decision making skill kamu, jangan khawatir! Hal ini sangat lumrah karena ketika kita bertransisi menjadi dewasa, kita dihadapkan dengan banyak pilihan yang harus kita tentukan secara mandiri. Ini sangat berbeda ketika kita masih seorang anak kecil yang masih bergantung sepenuhnya pada orang tua.

Maka dari itu, berikut adalah langkah-langkah yang bisa kamu perhatikan untuk mengambil keputusan yang efektif. Yuk pelajari!

7 Step Mengambil Keputusan

  1. Mengidentifikasi Keputusan yang Perlu Diambil

Sebuah research mengatakan bahwa dalam 1 hari saja, setidaknya rata-rata manusia membuat sekitar 35.000 keputusan. Tanpa disadari, ketika kamu scroll youtube, tiktok, ataupun social media lain, kamu memilih konten yang mau kamu lihat, mau comment apa, mau share ke siapa, dan seterusnya.

Hal ini menunjukkan bahwa dari sekian banyak keputusan yang perlu diambil, kita perlu menentukan prioritas. Kita tidak bisa memberikan porsi yang sama untuk semuanya. Jika gagal menentukan prioritas, maka keputusan-keputusan penting akan menjadi korbannya. Untuk itu, step pertama yang perlu kita sadari adalah mengindentifikasi apa yang mau kita capai dan keputusan apa yang menjadi fokus kita saat ini.

  1. Mengumpulkan Informasi

Setelah kamu mengindentifikasi keputusan prioritas kamu, pastikan juga kamu melakukan research untuk mendapat informasi-informasi penting yang dapat membantumu menentukan keputusan. Misalnya, ketika ingin menentukan pilihan karir, cobalah browsing tentang prospek dan jenjang karirnya dalam jangka panjang. Kamu juga bisa bertanya kepada orang-orang yang sudah berpengalaman dalam bidang tersebut tentang suka duka mereka. Kalau kamu masih clueless, kamu juga bisa explore melalui Linkedin.

Baca juga: Kecerdasan Emosional Penting di Dunia Kerja, Bagaimana Cara Mengembangkannya?

  1. Mengidentifikasi Alternatif

Seiring kamu melakukan research, bisa jadi kamu menemukan opsi lain yang bisa kamu pertimbangkan. Dalam step ini, cobalah untuk terus explore dan list alternatif terbaik yang ada sesuai pertimabangan kamu. Tapi ingat, jangan pilih terlalu banyak alternatif karena akan membuatmu bingung nantinya dan semakin menyita waktu.

  1. Pertimbangkan Fakta untuk setiap Alternatif

Biasanya, step ini akan menghabiskan banyak sekali energi dan waktu. Untuk setiap alternatif yang ada, cobalah untuk mengumpulkan setiap fakta dan informasi yang kamu tahu dan cobalah untuk berimajinasi apa yang akan terjadi kedepannya jika kamu memilih opsi ini. Apa saja kelebihan dan kekurangan yang kamu temui? Kamu juga bisa mendapatkan insights dari teman dan juga orang yang sudah berpengalaman dalam setiap alternatif yang ada.

  1. Pilihlah Keputusan dari Alternatif Terbaik yang Ada

Setelah kamu mengumpulkan semua data, informasi, serta kelebihan dan kekurangan dari setiap opsi yang ada, kamu bisa tentukan 1 yang terbaik. Seiring kamu explore dan melakukan research diatas, mungkin keputusan final yang kamu pilih saat ini sama atau berbeda dengan pilihanmu diawal.

  1. Take action

Meskipun kamu tidak perlu lagi bingung untuk melakukan pertimbangan di step ini, take action bukanlah hal yang mudah. Terkadang, masih ada keraguan dalam hati kecil untuk melangkah dan mengimplementasikan keputusan yang sudah kita ambil. Tapi, ketika kamu sudah melakukan banyak research melalui proses yang panjang dan objektif, yakinlah pada keputusanmu dan kamu bisa mulai untuk mengimplementasikannya.

  1. Lakukan Review Secara Berkala

Ketika kamu sudah mengimplementasikan keputusan yang telah kamu ambil, cobalah untuk mengevaluasi efektifitasnya. Apakah keputusan tersebut berhasil membantumu untuk mencapai keinginanmu di awal? Apakah ada yang bisa kamu perbaiki seiring berjalan? Bila keputusan tersebut belum berhasil mencapai tujuanmu, mungkin kamu bisa ulangi beberapa step diatas sebagai proses untuk mengambil keputusan baru.

Ingat, ketika kita mengambil sebuah keputusan, kita hanya melakukan riset mengenai apa yang telah terjadi di belakang dan saat ini, tapi tidak tahu apa yang akan terjadi di depan. Jadi sangat wajar bila kita perlu secara terus-menerus melakukan review secara berkala. Perlu juga untuk kita sadari bahwa mengambil keputusan yang efektif adalah hasil dari skill yang bisa terus kita improve.

Nah, semoga tips diatas beguna bagi kamu yang ingin terus upgrade diri dan bisnis ya. Dengan membiasakan dirimu dengan langkah-langkah mengambil keputusan diatas, decision making skill kamu pastinya akan meningkat karena kamu akan terbiasa dengan hal tersebut. Jika Sobat ACE ada pertanyaan, boleh tuliskan comment di bawah ini. Jangan lupa juga untuk subscribe ACE Commerce Community untuk konten seputar entrepreneurship dan upgrade diri lain nya. Untuk kalian yang mau belajar lebih dalam, bisa cek juga Online Course kita website ini.

Related Articles

Responses

Your email address will not be published.

Our ACE team is here to answer your questions. Ask us anything!