4 Tips Kembangkan Website E-Commerce Kamu!

Halo Sobat Komunitas Amazing Cross-Border E-Commerce!

Menjadi seorang entrepreneur dibidang E-Commerce merupakan hal yang sangat kompleks, dan akan sangat menyenangkan dan kamu bisa jadi merasa tertantang jika sesuai dengan passion kamu. E-Commerce bisa dikatakan saat ini sudah sangat berinovasi dan memulai era baru yang stepping to next level. Terlebih pasar yang semakin booming, berdampak pada perkembangan bisnis secara umum di E-Commerce dan peningkatan dalam produksi barang, sekaligus proses distribusi dan jual beli produk yang jangkauannya sudah worldwide

Dalam artikel ini, kita akan membahas 4 tips yang kompleks tentang bagaimana membangun website E-Commerce yang efektif.

1. Beli Domain Rights untuk nama E-Commerce kamu dan pilih Website Hosting Platform

Dalam merintis sebuah usaha sangat krusial bagi kamu untuk menciptakan branding terhadap bisnis kamu. Termasuk untuk E-Commerce, pemilihan nama dan mematenkan nama domain e-commerce kamu akan berdampak terhadap respon dan ketertarikan dari target pelanggan kamu. Begitu pula dengan penggunaan platform Website Hosting yang dapat membantu kamu dalam mengembangkan website dari aspek pengintegrasian konten dan proses pembayaran, seperti WooCommerce, BigCommerce atau Shopify.

Platform website hosting dapat membantu kamu dalam mengembangkan website
Source: SoftwareSeni

2. Keterangan dan Informasi Bisnis yang Detail

Kamu harus bisa membantu pengunjung website kamu agar cepat mengerti dan paham, sekaligus mampu mempermudah mereka dalam melakukan pembelian produk atau penggunaan jasa dari e-commerce kamu. Rencanakan strategi kamu terlebih dahulu sebelum take action dalam membangun website e-commerce agar terhindar dari potensi upaya kamu yang sia-sia. Misalkan, informasi detail mengenai database produk-produk yang kamu jual ataupun pengadaan jasa seperti apa yang kamu tawarkan. Namun perlu diingat, buatlah penjelasan yang efektif dan terkesan efisien untuk dibaca, penggunaan warna dan kreasi desain dari platform hosting yang kamu pakai bisa menjadi solusi yang tepat.

3. Pengaturan Pembayaran dan Hindari Potensi Abandonment Cart

Setiap orang punya pilihannya sendiri dalam melakukan pembayaran atas suatu produk atau jasa apapun. Bagi e-commerce, akan menjadi nilai plus jika kamu bisa menghadirkan pilihan yang bervariasi, yang kemudian bisa calon pelanggan kamu pilih dari opsi yang ada. Nah, yang menarik selanjutnya ialah faktanya terdapat 69% (pertahun 2017 dari studi yang dilakukan oleh Baymard Institute) Abandonment Cart (Pengabaian Kereta) yang diambil dari rata-rata yang ada di online shop. Kamu bisa upayakan beberapa opsi yang bisa kamu lakukan untuk menghindari pengabaian tersebut seperti Memungkinkan pelanggan untuk membeli beberapa item dalam satu waktu, informasi yang sangat jelas dalam hal biaya pengiriman di muka (sebelum pelanggan masuk ke checkout) dan mengirim email pengabaian keranjang kapan saja seseorang pergi tanpa menyelesaikan pembelian mereka.

Tingkat Abandonment Cart yang cukup tinggi bisa menurunkan potensi penjualan kamu
Source: Whatsaytheexperts

4. Buat Website agar lebih Hidup

Bagaimana cara agar website e-commerce kamu bisa lebih hidup? Terkadang website yang yang terkesan monoton akan membuat para pengunjung website menjadi tidak tertarik atau merasa bosan. Kamu bisa memaksimalkan poin-poin berikut:

4.1 Artikel Blog 

Dengan menggunakan Search Engine Optimization (SEO) yang berkelanjutan, kamu bisa menghasilkan artikel-artikel yang informatif dan bermanfaat bagi pengunjung website karena, yang berhubungan dengan seputar ecommerce kamu, entrepreneur dan perkembangan produk yang kamu jual atau apapun yang menjadi tren. Jangan lupa, diperlukan call to action (CTA) yang bisa mengarahkan pengunjung website kamu untuk berbelanja di e-commerce kamu atau menggunakan jasa kamu.

4.2 FAQ 

Frequently Asked Questions, berupa kumpulan pertanyaan dan jawaban yang sering diajukan terkait suatu hal. Ini bisa kamu gunakan sebagai dasar informasi bagi pengunjung website seputar e-commerce kamu. Sekaligus ini juga bisa upaya menghindari kesulitan yang dialami oleh pengunjung website ketika melakukan akses.

4.3 Web Developer dan Live Chat

Ini sangatlah penting untuk membangun visualisasi desain grafis dari website kamu dan bagaimana kamu bisa lebih dekat dengan pengunjung website yang penasaran atau tertarik dengan e-commerce. Fitur live chat juga akan sangat membantu komunikasi kamu dengan pelanggan, sekaligus solving kesulitan yang mereka hadapi.

Bagaimana sobat, apakah sudah terjawab tentang tips-tips untuk mengembangkan e-commerce kamu? Jika kamu masih penasaran dan mau membahas bersama dengan komunitas Amazing Cross-Border & E-Commerce, kamu bisa isi kolom komentar dibawah ini dan recommended buat kamu untuk daftar langsung terlebih dahulu menjadi member ACE  agar tidak ketinggalan konten-konten menarik serta informasi event yang bisa berguna untuk pengembangan bisnis kamu.

Instagram : acecommerceid & acecommerceorg
Youtube : ACE Commerce ID 

Related Articles

Responses

Your email address will not be published.

Our ACE team is here to answer your questions. Ask us anything!